Home Rambut Wajib Diketahui: 16 Penyebab Rambut Rontok Pada Wanita

Wajib Diketahui: 16 Penyebab Rambut Rontok Pada Wanita

Cantikimutmanis.com ~ Penyebab rambut rontok pada wanita pasti banyak banget yang nyari jawabnya. Memang benar, wanita menganggap rambut sebagai bagian yang teramat penting untuk menunjang penampilan. Ibarat kata nih ya, “rambut itu mahkotanya wanita”. Maka dari itu, kalau sampai kejadian rontok parah, sudah pasti yang punya rambut jadi galau berkepanjangan.

penyebab rambut rontok pada wanita

Sungguh tak terbayangkan betapa risaunya hati ketika sedang menyisir rambut, eh rontok banyak banget. Pas keramas, ealaah juga rontok banyak banget. Aduuuh pusing stres deh pastinya! Terasa nyesek karena berat dan borosnya segala macem perawatan untuk rambut seolah sia-sia kalau ujungnya hanya rontok terus.

Jangan patah arang dulu ketika mendapati rambut kamu rontok setiap hari. Siapa tahu kan kerontokan rambut yang sedang kamu alami masih tergolong wajar? baca lebih lanjut ya biar makin tahu!

Sekedar informasi ya, rambut itu sebenernya ada 3 tahapan kehidupan rambut, sbb :

  • masa pertumbuhan
  • masa istirahat
  • masa rontok

Jadi nih ya, sebenernya kalau ada rambut rontok setiap hari itu normal. Asal, masih masuk dalam batas wajar. Batas normal rambut rontok dalam sehari itu maksimal 100 helai. Kalau lebih dari itu, siap-siap deh cari solusi daripada berabe.

Penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita

Efek dari hormon DHT

Salah satu faktor utama penyebab rambut rontok berlebihan adalah hormon DHT. DHT adalah singkatan dari dihidrotestosteron. Bagi yang belum ngerti apa itu DHT, DHT adalah merupakan hormon androgen yang terdapat pada kelenjar folikel pertumbuhan rambut.

Jadi nih ya, hormon DHT ini bisa banget memicu kerontokan rambut. Nggak cuma pada wanita, pada pria pun hormon DHT juga ikut andil dalam hal masalah kerontokan rambut pria.

Pada wanita, kerontokan rambut parah yang terjadi bisa disebabkan oleh adanya perubahan metobolisme androgen yang dialami pada masa pertumbuhan menjadi dewasa.

Pada saat sudah mencapai pubertas sampai dengan menopause adalah waktu dimana seorang wanita bisa mengalami kerontokan rambut.

Alopecia areata

Penyebab kerontokan rambut pada wanita berikutnya adalah alopecia areata. Apa itu alopecia areata? alopecia areata adalah penyakit autoimun dimana imun tubuh justru menyerang folikel rambut. Sebenernya, alopecia (kebotakan) itu ada 3 macem, yakni alopecia areata (botak beberapa titik), alopecia totalis (botak seluruh kulit kepala) dan alopecia universalis (botak seluruh tubuh).

Tergantung nih, kadang ada yang cuma kena alopecia areata, yaitu botak yang biasanya berbentuk bulat gitu kayak koin. Bisa nyerang pada bagian rambut kepala, alis dan lain sebagainya. Tapi ada juga yang kena alopecia jenis lainnya.

Kalau kebetulan kamu ngalamin alopecia, sebaiknya konsultasi ke dokter aja untuk lebih aman dan bisa nanya2 lebih lanjut biar makin paham dan akan diberikan penanganan yang tepat.

Sindrom ovarium polikistik

Satu lagi hal penting yang harus diketahui terkait penyebab kerontokan rambut pada wanita yaitu sindrom ovarium polikistik atau yang dalam bahasa inggrisnya disebutĀ Polycystic ovary syndrome dan disingkat dengan PCOS.

Jadi, apabila seorang wanita menderita sindrom ini, didalam tubuhnya akan memproduksi hormon androgen (hormon laki-laki) yang berlebihan sehingga memicu tumbuhnya banyak rambut pada kaki dan tangan dan juga wajahnya menjadi lebih berminyak.

Seorang wanita yang menderita sindrom PCOS ini biasanya mengalami kebotakan pada bagian puncak kepala.

Kehamilan dan melahirkan

Mungkin sudah banyak yang mengerti bahwa salah satu penyebab kerontokan rambut pada wanita adalah karena sedang hamil (mengandung). Selain itu, setelah melahirkan pun biasanya rambut juga masih banyak yang rontok. Tapi, biasanya kondisi ini akan kembali normal seiring waktu.

Kenapa pada saat hamil dan bersalin rambut banyak yang rontok? hal ini dipicu oleh adanya perubahan kadar hormon estrogen yang cukup signifikan didalam tubuh pada saat seorang wanita sedang hamil.

Akibat dari konsumsi obat

Salah satu hal yang juga bisa menjadi sebab kerontokan rambut pada seorang wanita adalah obat-obatan tertentu yang dikonsumsi. Apabila kerontokan rambut berbarengan dengan saat pengobatan (minum obat ), ada indikasi obat yang diminum menjadi penyebab kerontokan rambut yang terjadi. Lebih baiknya konsultasikan kepada dokter.

Sering mengikat rambut

Mengikat rambut memang menjadi kebiasaan yang lumrah di kalangan wanita berambut panjang. Menguncir rambut biasa dilakukan dengan tujuan agar tidak panas (gerah) pada saat cuaca panas dan juga agar tidak semrawut / lebih rapi secara instant.

Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan ini sebenernya kurang baik bagi rambut. Mengikat rambut dengan kencang dan sering bisa menjadi sebab rambut menjadi rontok. Maka dari itu, jangan terlalu sering mengikat rambut ya! Kalaupun ingin mengikat rambut jangan terlalu kencang.

Cuaca

Cuaca yang berubah bisa memicu terjadinya kerontokan rambut. Biasanya pada saat cuaca panas, rambut lebih cepat panjang daripada saat cuaca sedang dingin. Biasanya akan terjadi kerontokan pada akhir musim panas. Jadi, mungkin saja apabila rambut banyak rontok di akhir musim kemarau, bisa jadi ini adalah efek dari perubahan cuaca/musim.

Kurangnya asupan nutrisi untuk rambut

Rambut juga membutuhkan nutrisi untuk dapat tumbuh lebat, sehat dan berkilau. Apabila nutrisi yang masuk ke tubuh tidak terpenuhi, maka jangan heran apabila banyak rambut yang rontok.

Biasanya, para wanita sering terobsesi untuk memiliki tubuh yang langsing dan menjalankan diet ketat untuk mewujudkannya. Akibat diet ketat ini, asupan makanan jadi sangat minim dan melupakan kebutuhan nutrisi yang penting. Efeknya, rambut jadi gampang banget rontok dan baru menyadari bahwa ternyata selama diet asupan nutrisi sangat kurang.

Jamur pada kulit kepala

Penyebab lain yang membuat rambut jadi rontok parah adalah adanya jamur yang tumbuh di kulit kepala. Untuk itulah, jangan males dan rutin mengecek apakah ada jamur di kulit kepala.

Kalau ternyata emang ada jamur, buruan periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Penyakit diabetes

Salah satu penyakit yang cukup berbahaya adalah sakit gula atau diabetes. Nah, ternyata diabetes bisa memicu terjadinya kerontokan rambut. Apabila kadar gula darah udah tinggi maka kinerja organ dan pembuluh darah menjadi terganggu dan melemah sehingga rambut pun bisa rontok parah. Maka dari itu, sejak dini jaga diri agar tidak terjangkit sakit diabetes.

Kondisi stres

Stres juga menjadi salah satu faktor terjadinya kerontokan rambut.Stres memang tidak baik bagi kesehatan jiwa dan raga. Stres bisa muncul karena berbagai kondisi, misal karena urusan pekerjaan yang menumpuk, masalah yang datang bertubi-tubi, masalah rumah tangga dan lain sebagainya.

Stres dapat menjadi pengganggu siklus hidup rambut sehingga lebih cepat mengalami kerontokan. Ketika kondisi sedang stres maka kondisi rambut bisa menjadi sangat lemah dan mudah rontok. Solusinya, selesaikan masalah dan jangan sampai stres.

Faktor keturunan atau genetik

Kita pasti dilahirkan dari orang tua, bisa dikatakan kita adalah keturunan dari ortu kita. Nah, terkait keturunan, ternyata kerontokan rambut juga bisa diakibatkan oleh faktor keturunan. Jadi, misalnya bapak atau ibu kita emang rambutnya juga rontok alias botak, maka kita sebagai anak juga bisa mengalami hal yang sama dengan ortu kita. Gambarannya seperti itu. Kalau karena faktor keturunan memang sepertinya sulit untuk dihindari karena sudah bawaan. Tapi tetap harus berupaya untuk mengatasi kerontokan rambut dong, harus tetep cemungut!!

Nah, bagi para wanita yang kebetulan memiliki masalah rambut rontok karena faktor genetik atau bahasa kerennya androgenetic alopecia, biasanya mereka akan mengalami penipisan di garis rambutnya. Umumnya, kondisi penipisan garis rambut seperti ini terjadi di rentang usia 50 s/d 60 tahun. Namun, nggak mesti juga, soalnya ada juga yang belum berumur segitu / masih muda / kisaran umur 20-an sudah mulai timbul masalah penipisan/ rontok itu.

Biasanya kasus kerontokan / kebotakan karena faktor keturunan memang rambut yang rontok akan tergantikan dengan rambut baru yang tekstur dan ukurannya lebih kecil dan tipis. Hal ini terjadi karena folikel rambut yang semakin mengecil dan semakin lama malah berhenti tumbuh sama sekali, jadilah kehilangan rambut alias botak deh.

Solusi yang bisa ditempuh bagi yang kena kerontokan rambut karena faktor keturunan adalah dengan mengkonsumsi obat penumbuh rambut. Namun perlu di ingat ya pada wanita dosisnya harus diperkecil. Hati-hati juga bagi wanita yang sedang hamil dan menyusui, karena beberapa obat tidak diperbolekan untuk dikonsumsi. Lebih baik konsultasikan ke dokter.

Kelebihan vitamin A

Penyebab kerontokan rambut selanjutnya adalah karena kelebihan vitamin A. Sebenernya, segala sesuatu kalau berlebihan pasti tidak baik. Nah, dalam kasus ini, ternyata eh ternyata kelebihan vitamin A juga bisa menjadi biang kerok kerontokan rambut.

Sekedar informasi, Angka Kebutuhan Gizi (AKG) harian dari suplemen vitamin A bagi orang dewasa dan anak usia diatas 4 tahun adalah 2,500 s/d 10,000 IU.

Solusinya bagaimana kalau sudah terlanjur rontok gara2 kelebihan vitamin A? sangat gampang kok, tinggal dikurangin aja konsumsinya sampai kadar vitamin A dalam darah kembali normal.

Anemia

Kekurangan zat besi atau biasa dikenal dengan istilah anemia juga menjadi penyebab terjadinya kerontokan rambut pada wanita. Nah, biasanya anemia pada wanita juga bisa dipicu oleh pendarahan hebat saat menstruasi. Selain itu, banyak juga para wanita yang kurang mencukupi asupan zat besi, sehingga anemia pun terjadi.

Ciri-ciri anemia biasanya badan lemas, konsentrasi berkurang, telapak kaki dan tangan dingin, kulit memucat dan rambut rontok. Seorang wanita membutuhkan 18 mg zat besi setiap hari, 8 mg pascamenopause.

Lalu bagaimana solusinya bila mengalami anemia dan rambut jadi rontok? solusinya ya cukupkan kebutuhan zat besi. Bisa melalui konsumsi suplemen zat besi atau bisa juga konsumsi makanan yang kaya akan zat besi diantaranya daging merah, ikan, sereal yang diperkaya zat besi, biji-bijian. Sangat disarankan untuk juga mengkonsumsi vitamin C agar proses penyerapan zat besi bisa berjalan dengan baik dan lebih cepat.

Kekurangan vitamin B

Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin B. Namun, kasus kekurangan vitamin B sangat jarang terjadi. Solusi rambut rontok karena kekurangan vitamin B juga sangat gampang sekali kok, silahkan saja mengkonsumsi makanan kaya vitamin B seperti kentang, daging, labu, ikan, ubi, alpukat, kacang polong dan kacang-kacangan.

Kekurangan protein

Penyebab rambut rontok pada wanita berikutnya adalah karena kurangnya asupan protein dalam tubuh. Jika tubuh kekurangan protein, maka tubuh akan mengambil paksa protein yang ada pada folikel rambut untuk mencukupi kebutuhan protein tubuh. Akibatnya, rambut jadi rapuh dan mudah sekali rontok dan berhenti tumbuh.

Untuk mengatasi kekurangan protein juga sangat mudah kok, cukup konsumsi sumber makanan kaya protein seperi telur, ikan dan daging. Nah bagi yang vegetarian juga tidak usah bingung, solusi untuk mencukupi kebutuhan protein pada vegetarian adalah dengan mengkonsumsi tempe, tahu, kacang polong, quinoa, kacang dan biji-bijian dan chickpea.

Baca juga :

Demikian ulasan singkat mengenai penyebab rambut rontok pada wanita. Sebagai wanita, sudah sewajarnya apabila tetap berusaha menjaga penampilan diri, terutama rambut. Rawatlah rambut dari luar dan dalam sehingga tetap sehat, indah berkilau!

SHARE